Sudah Berimbangkah Keduanya?
Juni 24, 2008 at 3:00 am | In Uneg2 | 2 CommentsTags: HAK ASAZI MANUSIA, KEWAJIBAN ASAZI MANUSIA, pemerintah
Assalamu’alaykum Warohmatullahi Wabarokatuh…
Mungkin tulisan ini tidak begitu bermanfaat bagi sebagian orang yang membacanya…
Mungkin tulisan ini juga bermanfaat bagi sebagian orang yang membacanya…
Hanya sekedar renungan…
Dalam sebuah perjalanan hidup… pernahkah kita bertanya kepada diri kita sendiri tentang diri kita yang kenapa diri kita berada dan bercengkrama satu sama lain serta mengenal dan berkembang biak menjadi sebuah komunitas… dan bangsa…
Ini antara hak dan kewajiban…
yang sekarang sedang gencar dibicarakan oleh orang… terutama tentang hak kita… hak sebagai manusia… hak sebagai makhluk Tuhan… hak sebagai bagian yang asazi dai makhluk hidup…
Ketika manusia tidak mendapatkan haknya… padahal yang lebih berhak itu banyak pula… mereka berbondong-bondong menuntut hak mereka… padahal sebagian mereka tahu… banyak yang lebih berhak atas apa yang mereka tuntut…
Seandainya… manusia-manusia tersebut dicabut haknya untuk menghirup udara segar, melihat pemandangan yang indah, berjalan ditanah yang subut, buang air, berbicara, mendengarkan… bahkan hak untuk menghujat… dll… alias mati/tewas.
Kenapa mereka pun tidak menuntut hak mereka untuk kembali (tentunya kepada Allah, Sang Pemilik Hak yang paling Hak)
Ooo… mereka tidak kuasa untuk menuntut hak-hak mereka… terhadap Tuhannya…
Mereka hanya menuntut hak mereka kepada sesama manusia… padahal yang memberikan kenikmatan hak atas hidup, menikmati hidup, bernafas, membaca, mendengarkan, dll adalah Allah… bukan manusia… tapi kenapa yang dituntut manusia?…
Ooo… mereka itu pemerintah?… bukankah pemerintah pun masih memiliki hak?… dan kewajiban pemerintah pun sudah sebagian diberikan kepada orang-orang di dalamnya…
Ach… terlalu muter-muter…
Ok… Singkat saja… karena saya bodoh… maka saya bertanya kepada yang pintar…
1. Apa saja HAK ASAZI MANUSIA?…
2. Apa saja KEWAJIBAN ASAZI MANUSIA?…
3. Untuk saat ini… keduanya sudah berimbangkah?…
Mohon bagi yang bisa menerangkan… diterangkan…
Salam,
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.



Kang Uunk…
mungkin keinginan setiap individu untuk dipenuhi hak haknya,
itu juga berlaku untuk para pejabat publik..
dan dengan ataupun tanpa disadari, pemenuhan atas hak hak individu itu terlalu berlebih…
Para pejabat publik dengan akses cepat ke-kekuasaan menggunakan hak untuk mempersejahtera dirinya sendiri tanpa memperhatikan ada hakhak manusia lain disekitarnya. yang terjadi selanjutnya adalah AROGANSI pemenuhan kebutuhan Pribadi dengan menghalalkan segala macam cara.
|
Contoh Sedehana dari arogansi itu misal:
Saya harus menyelesaikan data kependudukan tgl 23 maret, karena tgl 24 saya harus terbang ke NY dan menetap selama 3,5 bulan disana.
jam 1 siang, saya baru punya waktu. karena kesibukan saya, saya datang tepat waktu ke kelurahan tempat tinggal saya.
Saya sampai kelurahan sedah Sepi, hanya ada 1 motor diparkiran. Saya sangat Girang karena aya yakin gak perlu antre.
Tapi sampe ruang Adm saya terkenyut, tanpa kepala…
|
Hak Saya Untuk mendapatkan pelayanan BATAL!!!!
Kemana Bajingan-bajingan pemakan uang Rakyat itu???!
|
Mungkin seperti itu HAK ASAZI verse SAya…
kalau ada yang sakit hati, mohon dimaafkan.
Tapi yg Seperti itu REALITA…
Komentar oleh Gentung Ganteng — April 21, 2009 #
Bung…
Aku tidak terdaftar di DPT pilleg kemaren…
seperti yang aku tulis sebelumnya, data kependudukanku tidak masuk kekelurahan karna petugas kelurahan tempat aku tinggal pada pulang kantor sebelum jam kerja tutup.
padahal pajak selalu aku bayarkan tepat waktu,
sekarang giliran aku tagih hak ku, sebagai orang yang menggaji mereka ~aku merasa dikhianati~.
Kurang hajar mereka semua…!!
Komentar oleh gentung ganteng — April 23, 2009 #